Langsung ke konten utama
Proyek Dinas Kesehatan Kab. Gowa, Disorot LSM AKI SUL SEL. Gowa.Dinas kesehatan kab. Gowa melaksanakan pembangunan peningkatan kualitas kesehatan di berbagai kecamatan dataran tinggi dan depan kantor dinas kesehatan kab. Gowa. Namun banyak hal yang dipertanyakan publik, tentang pengawasan dan penggunaan anggaran proyek tersebut. Salah satu proyek pembangunan Puskemas Paranglompoa Kec. Bontolempangan Kab. Gowa, disorot aktivis LSM AKI SUL SEL. Dimana sejak awal dikerjakan proyek tersebut, pihak konsultan dan PPK dari Dinas Kesehatan Kab Gowa, hingga terbitnya berita ini, tidak pernah hadir dalam pelaksanaan pembangunan Proyek tersebut. Ketua DPD LSM (Anti Korupsi indonesia) AKI SUL SEL Syarifuddin Sultan mengatakan kepada awak media, jika selama ini dinas kesehatan kab. Gowa melakukan pembangunan peningkatan kualitas kesehatan, terkesan tertutup dan tidak diawasi dengan penuh tanggung jawab. Ditambahkan Syarifuddin Sultan, jika hasil pantau di lokasi tempat kerja, kami sempat menegur kwalitas campuran yang kelihatan kebanyakan pasir daripada semennya, atau tidak diukur sebagaimana mestinya, selain itu papan proyek tidak menjelaskan penggunaan anggaran proyek tersebut, apa anggarannya dari APBN atau dari APBD, ucap Syarifuddin Sultan. Sepertinya pemerintah mengabaikan UU RI NO 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, UU RI NO 28 Tahun 1999, tentang Penyelengara Negara yang Bersih dan Bebas KKN, serta PP RI No. 66 Tahun 1999, tentang tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, ungkap Ketua DPD LSM AKI SUL SEL. Dengan adanya sorotan dari salah satu LSM atas pelaksanaan pembangunan Proyek Puskesmas Paranglompoa, wartawan mencoba melakukan konfirmasi kepada Kadis Kesehatan dr. H. Hasanuddin, namun kadis diduga berupaya menghindari kehadiran wartawan di kantor Dinas Kesehatan Kab Gowa, dengan cara tidak memberikan peluang kepada wartawan untuk masuk keruangan kepala Dinas Kesehatan. Alasannya banyak tamunya, sementara wartawan yang menunggu sejak lama tidak ada peluang masuk, namun yang baru datang seenaknya masuk menemui Kadis Kesehatan dan mengabaikan wartawan yang sejak tadi menunggu. Namun saat wartawan media ingin balik kanan, Kepala dinas kesehatan H. Hasanuddin keluar dari ruangan tanpa disadari adanya wartawan yang sudah menunggu sampai jam pulang kantor di sore hari. Saat dicegat wartawan yang langsung menanyakan pelaksanaan pembangunan Proyek Puskesmas dan berbagai proyek lainnya. Kedis Kesehatan Kab Gowa H. Hasanuddin mengatakan, " saya belum tahu persis dan melihat RAB semua proyek tersebut, nanti kita pelajari dulu baru kita bisa melakukan investigasi dan tindakan, ucap H. Hasanuddin. Demikian halnya PPK Proyek pembangunan Puskemas Paranglompoa Hj. Erny yang berkali kali di hubungi lewat telepon seluler, namun Hj. Erny tidak dapat dihubungi atau mengganti nomor WA yang biasa di hubungi Wartawan.
Postingan populer dari blog ini
Komentar
Posting Komentar